Langsung ke konten utama

Sejarah Hukum Newton

Bagaimana kabarnya sobat Brothers....., baikkan.
Nah, kali ini kita mau membahas tentang sejarah hukum newton, mulai dari biografi singkat hingga sejarah hukum newton yang ditemukan oleh sir issac newton.
Selamat membaca :)




A.    Biografi Singkat Isaac Newton
Newton dilahirkan di kota Woolsthorpe-by-Colsterworth, hamlet di county Lincolnshire lahir secara prematur, dimana saat itu bayi prematur tidak diharapkan kehadirannya di dunia. Ayahnya, Isaac, meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton. Dua tahun kemudian ibunya, Hannah Ayscough Newton, menikah lagi dan meninggalkan Newton dengan neneknya.
Sejak usia 12 hingga 17 tahun, Newton mengenyam pendidikan di sekolah The Kings School yang terletak di Grantham. Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja. Bagaimanapun Newton terlihat tidak menyukai pekerjaan barunya. Tapi pada akhirnya setelah meyakinkan keluarga dan ibunya dengan bantuan paman dan gurunya, Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan. Di masa kecilnya, dia sudah menunjukkan kecakapan yang nyata di bidang mekanika dan sangat lihai menggunakan tangannya.
Tatkala menginjak ibunya, ibunya mengeluarkannya dari sekolah dengan harapan anaknya bisa jadi petani yang baik. Untungnya sang ibu bisa dibujuk, bahwa bakat utamanya tidak terletak di situ. Pada umurnya delapan belas Isaac Newton masuk ke Universitas Cambridge. Di sinilah Newton secara cepat menyerap ilmu pengetahuan dan matematik serta dengan cepat pula mulai melakukan penyelidikan sendiri. Antara usia 21-27 tahun dia sudah meletakkan dasar-dasar teori ilmu pengetahuan.
Dengan berbagai hasil karya ilmiah yang dicapainya, Newton menulis sebuah buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, dimana pada buku tersebut dideskripsikan mengenai teori gravitasi secara umum, berdasarkan hukum gerak yang ditemukannya, dimana benda akan tertarik ke bawah karena gaya gravitasi.
Bekerja sama dengan Gottfried Leibniz, Newton mengembangkan teori kalkulus. Newton merupakan orang pertama yang menjelaskan tentang teori gerak dan berperan penting dalam merumuskan gerakan melingkar dari hukum Kepler, dimana Newton memperluas hukum tersebut dengan beranggapan bahwa suatu orbit gerakan melingkar tidak harus selalu berbentuk lingkaran sempurna (seperti elipse, hiperbola dan parabola). Newton menemukan spektrum warna ketika melakukan percobaan dengan melewati sinar putih pada sebuah prisma, dia juga percaya bahwa sinar merupakan kumpulan dari partikel-partikel. Newton juga mengembangkan hukum tentang pendinginan yang di dapatkan dari teori binomial, dan menemukan sebuah prinsip momentum dan angular momentum. 
B.     Sejarah Penemuan Hukum Newton
Sejarah mengenai penemuan hokum newton ini masih belum pasti. Mungkin banyak dari kita yang pernah mendengar atau mungkin membaca cerita tentang Isaac Newton yang menemukan hukum newton ini ketika terkena apel yang jatuh dari pohon dan mengenai kepalanya. Akan tetapi, cerita ini bukanlan cerita sebenarnya melainkan karangan dari seorang filsuf  Perancis yang bernama François-Marie Arouet Voltaire (1694–1778). Kisah mengenai penemuan sebenarnya ialah seperti yang dikisahkan oleh Stukeley.
Stukeley  merupakan salah seorang kolega Newton. Pada tanggal 15 April 1726, Stukeley makan malam bersama Mrs. Conduit, keponakan Newton di kensington. Setelah makan, ia menyatakan, “Cuaca hangat, kami pergi ke kebun dan minum teh, dibawah naungan beberapa pohon apel, hanya Newton dan saya. Dalam suatu perbincangan, dia mengatakan pada saya, dia pernah berada dalam situasi yang sama, dimana dalam situasi sebelumnya, gagasan tentang gravitasi datang dalam pikirannya. Hal itu terjadi berkenaan dengan jatuhnya sebuah apel, ketika ia duduk dalam mood yang bagus untuk berpikir. Mengapa apel selalu turun tegak lurus dengan tanah, pikirnya. Mengapa tidak menyamping atau ke atas, tetapi dengan tetap selalu menuju ke pusat bumi.”
Sementara Mrs. Conduit menyatakan pada Stukeley, “Dan sementara ia sedang merenung dalam kebun, datanglah pemikiran tentang kekuatan gavitasi (yang mana membawa apel jatuh ke bumi) tidak hanya dibatasi oleh jarak tertentu dari bumi, tetapi pastilah kekuatan ini akan semakin jauh dan jauh. Mengapa tidak sampai sejauh bulan?”
Jadi versi tentang hubungan bulan dan apel dalam perumusan Newton tentang gravitasi adalah benar. Dalam buku Misteri Apel Newton; Kisah Pergulatan Seorang Isaac Newton diterangkan dengan jelas bahwa buah apel itu sendiri bukanlah apa-apa. Ia hanyalah kembaran dari bulan yang penuh teka-teki. Buah apel jatuh ke bumi, begitu juga bulan: terbelokkan dari lintasan yang lurus, mengelilingi bumi. Apel dan bulan merupakan suatu kebetulan, suatu generalisasi.
Oleh: Althariq Welfare
“Disarikan dari berbagai sumber literature”

Komentar

Posting Komentar